Pembelajaran IPA Kelas 6 SD N 1 Bakauheni
Pelestarian Makhluk Hidup
Tahukah kamu hewan dinosaurus? Dinosaurus hanya dapat kamu lihat gambar tiruannya di film, buku, dan beberapa museum saja Dinosaurus tidak dapat lagi kita lihat dalam keadaan hidup. Hewani ini telah punah jutaan tahun yang lalu. Dinosaurus mati tanpa tersisa satu pun, walaupun sesungguhnya ada berbagai jenis dinosaurus. Akan tetapi, berbagai fosil dinosaurus berhasil ditemukan orang. Dari bukti fosil itu, kita tahu bahwa dinosaurus pernah hidup jutaan tahun yang lalu. Fosil adalah sisa-sisa bagian tubuh makhluk hidup yang telah membatu.
Perhatikan di sekelilingmu, masih ada kucing dan anjing
bermain. Di kebun, ada pohon rambutan dan jambu, Pernahkah kamu bayangkan bahwa
hewan dan tumbuhan itu suatu saat akan punah dari muka bumi seperti halnya
dinosaurus? Hal itu mungkin saja terjadi jika kelestarian mereka tidak dijaga.
Pada bab ini, kamu belajar tentang beberapa hewan dan tumbuhan yang mulai sulit dijumpai. Oleh karena itu, hewan dan tumbuhan perlu dilindungi agar dapat lestari.
A. Hewan dan Tumbuhan Langka
Hewan dan tumbuhan yang hampir punah disebut hewan dan
tumbuhan langka. Beberapa jenis hewan dan tumbuhan di bawah ini dilindungi agar
tidak punah. Beberapa jenis masih cukup jumlahnya, tetapi jika tidak dilindungi
dikhawatirkan akan terancam kelestariannya.
1.Melindungi Hewan
Beberapa hewan langka yang kamu pelajari ini hidup di alam
Indonesia. Ada pula yang hidup di tempat lain.
a. Burung cenderawasih
| Burung cenderawasih |
Burung cenderawasih hidup di Irian Jaya (Papua). Karena
bulunya yang amat indah, burung ini disebut juga burung dewata, yaitu burung
yang seindah burung surga. Burung ini perlu dilindungi dari para pemburu yang
ingin menangkapnya untuk dikoleksi atau dijual.
b. Burung jalak bali
| Burung jalak bali |
Burung jalak ini hanya hidup di Bali. Bulunya putih cantik
dengan jambul di kepala yang cukup panjang. Matanya dikelilingi kulit yang
berwarna biru. Ada sebagian bulu di sayap dan ekor yang berwarna hitam. Jumlah
burung ini di alam bebas sudah sangat sedikit.
c. Badak bercula satu
| Badak bercula satu |
Badak bercula satu hidup di Ujung Kulon, daerah di ujung
barat Banten. Badak ini hanya mempunyai satu cula di atas hidungnya. Cula
tampak seperti tanduk yang tumbuh pada hidung atau moncong. Cula badak tersusun
dari keratin, yaitu bahan yang ditemukan dalam cakar, rambut, dan kuku jari.
Cula badak terus tumbuh, sama seperti kuku dan rambut manusia yang terus
tumbuh.
d. Harimau sumatra
| Harimau sumatera |
Harimau sumatra bertubuh lebih kecil dibanding harimau
sejenis di tempat lain Harimau yang permukaan tubuhnya berwarna loreng ini
hidup di hutan Sumatra, Jumlahnya tinggal sedikit akibat diburu manusia.
e. Komodo
| Komodo |
Komodo tampak seperti kadal raksasa. Komodo berasal dari
Pulau Komodo di wilayah Nusa Tenggara Timur. Hewan ini merupakan karnivor. Akan
tetapi, biasanya hewan ini akan segera lari menghindar jika ada manusia yang
mendekatinya. Hanya jika merasa keselamatannya terancam, komodo mampu menyerang
balik dengan ganas.
f. Panda
| Panda |
Hewan yang tampak lucu ini berasal dari daratan Cina. Rambut
di bagian kaki, tangan, telinga, dan seputar mata berwarna hitam. Sementara
sisanya berwarna putih. Makanan panda adalah batang bambu yang masih muda. Saat
ini, jumlah panda semakin sedikit karena hutan bambu semakin sedikit. Selain
itu, perkembangbiakan panda agak lambat.
9. Gorila
| Gorila |
Gorila berasal dari Afrika Seluruh rambut. di tubuhnya
berwarna hitam legam. Hewan ini memiliki wajah yang tampak menyeramkan. Gorila
hidup berkelompok sebagai keluarga besar. Kelestarian gorila terancam karena
hutan hutan Afrika semakin banyak dijelajahi manusia.
h. Orang utan
| Orang utan |
Orang utan adalah sejenis kera berambut kemerahan. Wajahnya
tampak memelas dan dapat membuat iba orang yang melihatnya. Mungkin hal ini
yang mendorong orang ingin memelihara orang utan di rumah, padahal hewan ini
termasuk hewan yang dilindungi. Saat ini, masyarakat umum tidak diperbolehkan
lagi memeliharanya di rumah.
Orang utan hidup di hutan-hutan Sumatra dan Kalimantan.
Walaupun semula jumlahnya masih cukup banyak, kini hewan ini termasuk hewan
yang dilindungi. Jumlah orang utan terus berkurang karena perburuan liar dan
menjadi korban kebakaran hutan Orang utan termasuk binatang penyendiri. Mereka
tidak hidup berkelompok. Kalaupun ada yang hidup bersama, hanyalah induk orang
utan dan anaknya yang masih disusui.
Berbagai jenis hewan dilindungi agar tidak punah.
2. Melindungi Tumbuhan
Berbagai jenis tumbuhan mulai sulit dijumpai saat ini.
Beberapa tumbuhan hanya dapat hidup subur di hutan. Ada pula tumbuhan buah yang
semakin sulit kita temul walaupun belum termasuk tumbuhan langka. Mungkin
karena rasanya kurang disukai, orang tidak tertarik untuk. menanamnya.
Akibatnya, ada buah-buahan yang makin sulit kita lihat di pasaran.
a. Bunga bangkai raksasa
| Bunga bangkai raksasa |
Saat sedang mekar, tinggi bunga dapat mencapai 2 meter dengan
lebar mahkota bunga 1,5 meter. Bunga ini berwarna merah. Karena mengeluarkan
bau busuk ketika mekar, maka bunga ini disebut bunga bangkai. Secara alami,
bunga bangkal raksasa ini hidup di hutan-hutan Sumatra. Bunga ini termasuk
tumbuhan langka dan dilindungi.
b. Bunga raflesia
| Bunga raflesia |
Bunga raflesia juga berukuran raksasa dan berbau busuk. Ada
berbagai jenis bunga raflesia yang hidup tersebar di hutan-hutan Sumatra dan
sebagian Kalimantan Ukurannya bervariasi dengan garis tengah bunga antara 30 cm
sampai 150 cm. Pada umumnya bunga ini berwarna merah dengan bintik-bintik
putih. Di dinding bagian dalam bunga terdapat rambut-rambut halus yang disebut
ramenta.
Bunga raflesia dimanfaatkan sebagai ahan obat. Bunga ini
termasuk bunga langka dan dilindungi.
c. Jamblang
| Jamblang |
Orang Jawa menyebut tumbuhan buah ini dengan nama duwet.
Buahnya berkulit halus berwarna ungu kehitaman. Berbentuk lonjong dengan
panjang kira-kira satu ruas jari orang dewasa. Di beberapa daerah, buah ini
mungkin masih banyak ditemukan. Akan tetapi, cukup sulit untuk ditemukan di
pasaran luas.
Mungkin karena rasanya kurang enak (agak getir), orang tidak
tertarik untuk menanam buah ini. Jika tidak ada yang mau mengembangbiakkan,
dikhawatirkan tumbuhan ini dapat menjadi langka. Tumbuhan ini diketahui dapat
berkhasiat sebagai obat. Oleh karena itu, kelestarian jamblang perlu dijaga.
d. Kesemek
| Kesemek |
Orang sering menyebutnya sebagai buah genit karena kulit
buahnya tampak seperti memakai bedak. Bedak ini sebenarnya adalah kapur yang
sengaja diberi oleh pedagang. Tujuannya untuk mengurangi rasa sepatnya. Kesemek
yang sudah diberi kapur rasanya seperti kentang mentah yang manis. Bentuknya
seperti apel. Buah ini semakin sulit ditemukan di pasaran luas. Mungkin karena
rasanya yang kurang enak dibandingkan dengan buah lain. Apalagi saat ini banyak
buah impor membanjiri pasar buah di Indonesia. Jika tidak ada yang tertarik
untuk mengembangbiakkannya, dikhawatirkan tumbuhan ini menjadi langka. Belasan
tahun lalu, buah kesemek masih cukup mudah ditemui di Jakarta.
e. Cendana
| Cendana |
Cendana adalah pohon berbatang kayu yang tingginya dapat
mencapai 15 meter. Kulit batangnya besar dan berwarna cokelat tua. Kayunya
putih kekuningan. Jika kering, kayunya berbau harum. Kayu cendana banyak
dimanfaatkan untuk bahan kerajinan. Selain itu, orang mengolahnya hingga
menghasilkan minyak cendana yang harum. Cendana dahulu banyak tumbuh di hutan
Sumba, Timor, Sulawesi, dan Jawa Timur. Saat ini, cendana merupakan tumbuhan
langka.
Jika tidak dilestarikan, tumbuhan dapat menjadi langka
dan akhirnya punah.
B. Pentingnya Pelestarian Makhluk Hidup
Kita mengetahui dinosaurus dari gambar-gambar di buku atau di
film. Dapatkah kita bayangkan suatu saat nanti anak cucu kita tidak dapat
melihat gajah atau orang utan hidup? Apabila kelestarian mereka tidak kita jaga
saat ini, hewan dan tumbuhan dapat punah. Anak cucu kita tentu sangat merugi
karena tidak dapat mengenal hewan dan tumbuhan itu.
Kehadiran hewan dan tumbuhan itu sesungguhnya dapat menjaga
keseimbangan alam. Satu makhluk hidup membutuhkan makhluk hidup lainnya (ingat
rantai makanan). Manusia dan hewan bergantung pada tumbuhan secara langsung
maupun tidak langsung. Kamu telah mempelajari hal ini di Bab 2. Demikian pula,
tumbuhan tumbuh makin subur jika mendapat zat hara atau pupuk alami. Zat hara
ini dapat bertambah dengan adanya kotoran hewan.
Manusia sangat membutuhkan tumbuhan sebagai sumber obat-obatan.
Dengan kemajuan ilmu pengetahuan, para ahli semakin berhasil menemukan obat
berbagai penyakit. Bahan pembuat obat itu banyak yang diambil dari sari
tumbuhan. Alangkah menyedihkan jika suatu saat kita tidak dapat memperoleh obat
karena tumbuhan obat yang dibutuhkan sudah punah.
Karena hal-hal di atas tersebut, kita harus mengupayakan agar
hewan dan tumbuhan tetap lestari. Caranya antara lain sebagai berikut.
1. Melindungi Tempat Hidupnya
Pemerintah di berbagai negara telah membuat berbagai
peraturan yang melindungi hewan dan tumbuhan. Bentuk perlindungan itu antara
lain menjaga agar hewan dapat hidup bebas di tempat asalnya.Taman Nasional Ujung Kulon
Jadi, karena orang utan dan harimau berasal dari hutan, maka
hewan hewan itu harus dapat hidup di hutan dengan aman dan nyaman. Hewan
dilindungi dari perburuan liar. Orang yang berburu hewan yang dilindungi dapat
dikenai hukuman.
Di Indonesia, pemerintah menetapkan suatu daerah menjadi
kawasan yang dilindungi berupa cagar alam dan suaka margasatwa. Cagar alam
adalah daerah yang kelestarian tumbuhan dan hewan yang terdapat di dalamnya
dilindungi oleh undang-undang dari bahaya kepunahan. (Suaka margasatwa adalah
cagar alam yang secara khusus digunakan untuk melindungi hewan liar di
dalamnya. Contohnya adalah Cagar Alam Dieng di Jawa Tengah, Cagar Alam
Pangandaran di Jawa Barat, Cagar Alam Gunung Lorentz di Papua, dan Suaka
Margasatwa Danau Sentarum di Kalimantan Barat.
Selain itu, untuk melayani masyarakat umum, pemerintah
membuat taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam. Taman nasional
adalah kawasan pelestarian alam yang dikelola dan dimanfaatkan untuk kegiatan
ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, serta rekreasi dan pariwisata.
Contohnya Taman Nasional Gunung Leuser di Sumatra, Taman Nasional Ujung Kulon
di Banten, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Jawa Barat, Taman Nasional
Bunaken di Sulawesi Utara, dan Taman Nasional Kutai di Kalimantan Timur.
Taman hutan raya adalah kawasan pelestarian alam, terutama dimanfaatkan untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa alami atau buatan untuk tujuan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, budaya, pariwisata, dan rekreasi. Contohnya Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda di Jawa Barat, Taman Hutan Raya Bung Hatta di Sumatra Barat, dan Taman Hutan Raya Ngurah Rai di Bali.
Taman wisata alam adalah hutan wisata yang memiliki keindahan
alam, baik keindahan flora, fauna, maupun alam itu sendiri yang mempunyai corak
khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan. Contohnya
Taman Wisata Alam Pangandaran di Jawa Barat. Taman Wisata Alam Pangandaran ini
semula merupakan bagian dari Cagar Alam Pangandaran. Di Taman Wisata Alam
Pangandaran, masyarakat umum dapat melakukan kegiatan lintas alam, bersepeda, berenang,
bersampan, scuba diving, snorkeling, dan melihat peninggalan sejarah. Selain
itu, ada lagi Taman Wisata Alam Pulau Weh dan Taman Wisata Alam Batam.
Mungkin kamu agak bingung membedakan antara berbagai jenis
tempat perlindungan alam itu. Pada dasarnya, tempat-tempat tersebut digolongkan
berdasarkan luas wilayah, keunikan flora dan faunanya, dan fungsi dari tempat
itu. Taman hutan raya dan taman wisata alam melindungi lingkungan beserta flora
dan faunanya, serta memperbolehkan wisatawan untuk mengunjunginya. Taman nasional
meliputi wilayah lebih luas serta menjadi arena rekreasi bagi wisatawan dalam
dan luar negeri. Cagar alam adalah tempat yang tidak boleh dimasuki oleh
masyarakat umum, kecuali telah mendapat izin lebih dulu. Semua tempat itu
berada di bawah pengelolaan dan pengawasan Kementerian (Departemen) Kehutanan.
2. Mengembangbiakkan
Manusia turut bertanggung jawab atas punahnya hewan dan tumbuhan.
Karena ulah manusia, banyak hewan mati diburu dan tumbuhan musnah dalam
kebakaran hutan. Akan tetapi, manusia juga dapat menyelamatkan kelestarian
hewan dan tumbuhan.
Untuk menambah jumlah hewan dan tumbuhan, manusia melakukan
pengembangbiakan secara buatan. Di beberapa tempat dibuat tempat penangkaran,
yaitu tempat khusus untuk mengembangbiakkan hewan. Misalnya, penangkaran buaya.
Jadi, manusia tetap dapat mengambil keuntungan dari hewan tanpa mengurangi
jumlah hewan itu. Kulit buaya dapat dibuat menjadi tas dan sepatu. Ada pula
penangkaran orang utan di Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Penangkaran orang
utan bertujuan untuk memperbanyak orang utan agar keberadaannya tetap lestari.
| Penangkaran buaya di Papua |
Para pecinta tumbuhan, khususnya tumbuhan langka, juga berusaha
mengembangbiakkan tumbuhan. Mereka tidak jarang mengadakan berbagai pameran
tumbuhan langka. Dengan pameran ini, mereka mengingatkan masyarakat umum agar
turut serta melestarikan tumbuhan.
3. Melarang Kepemilikan Satwa yang Dilindungi
Pada masa lalu, tidak sedikit orang yang memelihara hewan
liar di rumahnya. Seharusnya, hewan-hewan itu dapat hidup bebas di hutan. Saat
ini, masyarakat umum tidak boleh memelihara hewan yang dilindungi di rumahnya.
Misalnya, orang dilarang memelihara orang utan, burung cenderawasih, atau
harimau. Hewan-hewan ini terus diperjuangkan untuk dapat kembali ke tempat
asalnya di hutan. Mereka yang melanggar peraturan ini dapat dikenai hukuman.
Tindakan yang dilakukan manusia untuk menjaga
kelestarian hewan dan tumbuhan adalah dengan melindungi tempat hidupnya,
mengembangbiakkannya, dan melarang kepemilikan
satwa yang dilindungi.
Rangkuman
1. Hewan dan tumbuhan yang hampir punah disebut hewan dan tumbuhan
langka
2.Beberapa hewan yang dilindungi yang hanya ada di
Indonesia, misalnya adalah burung cenderawasih, badak bercula satu, dan komodo.
3. Tumbuhan langka yang hidup di Indonesia antara lain bunga
bangkai raksasa, bunga raflesia, dan cendana.
4. Hewan dan tumbuhan perlu dilestarikan untuk menjaga
keseimbangan alam.
5. Usaha untuk melestarikan hewan dan tumbuhan:
a. melindungi tempat hidupnya
b. mengembangbiakkannya
c. melarang kepemilikan satwa yang dilindungi.
6. Beberapa tempat perlindungan hewan dan tumbuhan:
a. cagar alam
b. suaka margasatwa
c. taman nasional
d. taman hutan raya
e. taman wisata alam.
Latihan Soal
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar.
1. Di bawah ini yang merupakan hewan langka yang dilindungi
adalah ....
a. burung jalak bali
b. burung merpati
c. moyet
d. bunglon
2. Tumbuhan langka di bawah ini yang kayunya berbau harum dan
dapat dibuat minyak wangi adalah ....
a. jamblang
b. rotan
c. cendana
d. damar
3. Bunga bangkai raksasa merupakan tumbuhan yang dilindungi
dari Sumatra. Tujuan perlindungan ini adalah agar ....
a. menambah pemasukan daerah
b. memenuhi
kebutuhan bahan obat
c. bunga
bangkai raksasa tetap lestari.
d. banyak yang mengunjungi
4. Di bawah ini yang merupakan pernyataan yang benar dari
cagar alam adalah ....
a hanya memelihara tumbuhan langka saja
b. semua hewan dan tumbuhan di dalamnya
c. dapat diperjualbelikan dapat menjadi sarana rekreasi bagi
masyarakat umum
d. tidak boleh dimasuki oleh masyarakat umum, kecuali telah
mendapat izin
5. Penangkaran buaya bertujuan untuk ….
a mencegah masyarakat memelihara buaya di rumah mereka
b. mengurangi populasi ayam potong sebagai makanan buaya
c. mencegah buaya tidak berkeliaran di alam bebas
d. memenuhi kebutuhan akan bahan kulit buaya, namun tetap
menjaga kelestariannya
6. Burung cenderawasih hidup di daerah ....
a. Papua
b. Sulawesi
c. Kalimantan Maluku
d. Maluku
7. Tempat hidup alami badak bercula satu adalah di daerah ....
a. Ujung Kulon
b. Cisarua
c. Tasikmalaya
d. Cirebon
8. Pulau Komodo terletak di wilayah Provinsi ….
a. NTT
b. NTB
c. Bali
d. Jawa Timur
9. Tempat yang secara khusus digunakan untuk melindungi hewan
liar di dalamnya disebut ....
a. taman wisata
b. suaka margasatwa
c. taman nasional
d. taman safari
10. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango berada di wilayah
Provinsi ….
a. Jawa Barat
b. Banten
c. Sumatra Barat
d. Yogyakarta
II.Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang
singkat dan benar.
1. Burung khas Papua yang mempunyai rupa sangat indah dan
termasuk satwa yang dilindungi adalah burung ....
2. Berdasarkan jenis makanannya, komodo termasuk hewan ....
3. Panda berasal dari daratan ....
4. Gorila berasal dari ....
5. Bunga bangkai raksasa hidup di hutan-hutan ....
6. Buah berbentuk seperti apel dengan kulit buah bertabur
kapur putih disebut ....
7. Cagar alam yang secara khusus digunakan untuk melindungi
hewan liar di dalamnya disebut ....
8. Tempat khusus untuk mengembangbiakkan hewan disebut ....
9. Taman Nasional Bunaken terdapat di Provinsi ....
10. Taman hutan raya yang terdapat di Bali adalah Taman Hutan
Raya ....
11. Taman Nasional Kutai terdapat di Provinsi ....
12. Cagar Alam Dieng terdapat di Provinsi ....
13. Taman Hutan Raya Bung Hatta berada di Provinsi ....
14. Bagian dari tubuh buaya yang banyak dimanfaatkan manusia
adalah ....
15. Penangkaran orang utan di Kalimantan Tengah bernama ....


Komentar
Posting Komentar