Jum'at, 29 Juli 2022, PEMBELAJARAN TEMATIK Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup Subtema 2 Hewan Sahabatku Kelas 6 SDN 1 BAKAUHENI

                             Pendamping Pembelajaran 5

Pendalaman Materi

Muatan IPS KD 3.1 dan 4.1

 

Kegiatan Ekonomi di Negara-Negara Asia Tenggara

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu sudah mengenal berbagai potensi ekonomi negara-negara di Asia Tenggara. Potensi ekonomi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi. Negara-negara di Asia Tenggara memiliki potensi ekonomi yang beragam. Keberagaman tersebut disebabkan oleh kondisi yang juga beragam. Misalnya, mayoritas kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia bergerak di bidang pertanian dengan komoditas utama, antara lain padi, kelapa sawit, tebu, kopi, kakao, teh, karet, dan tembakau. Komoditas utama di bidang perikanan, antara lain ikan cakalang, kepiting, udang, tuna, tongkol, dan rumput laut. Beberapa wilayah memiliki potensi bahan tambang melimpah, seperti minyak dan gas bumi, batu bara, tembaga, emas, dan perak.

Brunei Darussalam juga kaya akan barang tambang, salah satunya adalah minyak bumi. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai penambang minyak bumi. Minyak bumi dan gas alam merupakan sumber pendapatan terbesar Brunei Darussalam.

Minyak bumi merupakan komoditi terbesar di Brunei Darussalam


Sama seperti Indonesia, sebagian besar penduduk Malaysia bekerja sebagai petani. Komoditas utama pertanian, antara lain karet, kelapa sawit, lada, teh, padi, dan kopra. Penduduk lain bekerja di bidang pertambangan, perindustrian, dan perdagangan.

Perekonomian Singapura lebih maju dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara. Kegiatan ekonomi Singapura bergerak di bidang jasa, perindustrian, perhubungan, dan perbankan.

Sebagian besar kegiatan ekonomi penduduk Thailand berada di bidang pertanian. Padi merupakan komoditas utama Thailand. Thailand dijuluki lumbung padi dunia. Selain itu, ada juga kegiatan ekonomi di bidang kehutanan, pertambangan, dan industri. Devisa utama Thailand berasal dari kegiatan pariwisata.

Pertanian menjadi kegiatan ekonomi utama penduduk Filipina. Selain itu, warga Filipina juga bekerja di bidang pertambangan dan perdagangan.

Bertani merupakan mata pencaharian utama penduduk Kamboja. Mereka mengolah lahan pertanian di sepanjang Sungai Mekong dan Danau Tonle Sap. Padi dan karet merupakan hasil pertanian terbesar di Kamboja. Sungai Mekong juga dimanfaatkan sebagai lahan pertanian oleh penduduk Laos. Selain itu, mereka juga beternak.

Sama seperti beberapa negara di Asia Tenggara, pertanian menjadi kegiatan utama di Vietnam dan Myanmar. Padi merupakan hasil pertanian utama di kedua negara tersebut.


Ayo Berlatih

Kerjakan soal-soal berikut!

1. Negara mana saja yang menjadikan pertanian sebagai kegiatan ekonomi utamanya?

2. Bergerak di bidang apakah kegiatan ekonomi Singapura?

3. Negara manakah yang dijuluki sebagai lumbung padi dunia?

4. Apa mata pencaharian utama penduduk di negara Kamboja?

5. Pilihlah dua negara di Asia Tenggara! Tentukanlah kegiatan ekonomi setiap negara dan kerja sama yang dapat terjalin antara negara-negara tersebut! Buatlah dalam bentuk tabel!

Negara

Kegiatan Ekonomi

Kerja Sama

 

 

 

 

 

 


Pendalaman Materi

Muatan SBdP KD 3.4 dan 4.4

 

Merancang Pembuatan Patung

Sebelum membuat patung, kita sebaiknya membuat rancangannya. Tujuan membuat rancangan terlebih dahulu adalah agar karya patung yang dibuat menjadi bagus dan sesuai dengan keinginan. Ada beberapa tahap dalam membuat racangan patung, yaitu sebagai berikut.

1. Membuat sketsa

Sketsa adalah gambar kasar yang bersifat sementara. Sketsa biasanya berupa goresan sederhana menggunakan pensil yang menggambarkan bentuk patung yang diinginkan. Dalam menggambar sketsa, tidak boleh terlalu banyak menggunakan penghapus. Buatlah beberapa alternatif gambar sketsa.

2. Memilih alat dan bahan

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu sudah mengetahui bahan-bahan untuk membuat patung. Ada bahan lunak dan bahan keras. Bahan lunak, meliputi tanah liat, lilin, plastisin, gips, dan semen. Bahan keras, contohnya kayu, batu, dan marmer. Carilah bahan yang mudah diperoleh di sekitar lingkunganmu.

 3. Memilih teknik pembuatan

Setelah memilih bahan yang akan dipakai untuk membuat patung, tentukan pula teknik pembuatan yang akan digunakan. Teknik pembuatan menyesuaikan dengan bahan yang digunakan. Pengolahan bahan lunak dapat menggunakan teknik membutsir dan mencetak. Pengolahan bahan keras dapat menggunakan teknik memahat dan konstruksi.


Komentar