Rabu, 03 Agustus 2022, PEMBELAJARAN TEMATIK Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup Subtema 3 Ayo, Selamatkan Hewan dan Tumbuhan Kelas 6 SDN 1 BAKAUHENI

                     Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup

Subtema 3 Ayo, Selamatkan Hewan dan Tumbuhan

Pendamping Pembelajaran 3


Muatan IPA KD 3.1 dan 4.1

Pendalaman Materi

 

Pelestarian Tumbuhan

Seperti halnya hewan, tumbuhan pun harus kita lestarikan agar tidak punah. Berikut  upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan tumbuhan.

1. Mengembangbiakkan tumbuhan yang sudah kita manfaatkan, misalnya mengembangbiakkan tumbuhan secara vegetatif alami atau vegetatif buatan.

2. Tidak menebang pohon sembarangan.

3. Melakukan tebang pilih, artinya menebang pohon dengan memilih ukuran dan usia tumbuhan yang sesuai.

4. Penghijauan, yaitu menanam kembali pohon yang sudah ditebang.

5. Pelestarian tumbuhan secara in situ dan ex situ untuk tumbuhan. Contoh pelestarian in situ adalah hutan lindung. Contoh pelestarian ex situ adalah dengan kebun raya. Beberapa tumbuhan langka di Indonesia, antara lain Amorphophallus titanium (bunga bangkai), Raflesia arnoldii (raflesia), kantong semar, cendana, dan meranti.

6. Mengembangbiakkan tumbuhan langka dengan kultur jaringan, yaitu memperbanyak jaringan tumbuhan menjadi tumbuhan baru.



Bunga raflesia, kantong semar, dan bunga bangkai merupakan tumbuhan-tumbuhan langka yang dilarang untuk diperjualbelikan


Ayo Berlatih

Kerjakan soal-soal berikut!

1. Apa tujuan manusia melestarikan tumbuhan?

2. Bagaimana cara melestarikan tumbuhan?

3. Tuliskan tiga contoh tumbuhan langka yang ada di Indonesia!

4. a. Jelaskan cara pelestarian in situ dan ex situ pada tumbuhan langka!

b. Berikan satu contoh pelestarian secara in situ dan ex situ pada tumbuhan langka!

5. Apa yang terjadi jika tumbuhan langka akhirnya punah?

6. Buatlah poster sederhana tentang tumbuhan langka di Indonesia bersama teman sebelahmu! Lengkapilah dengan lokasi tumbuhan dan cara melestarikannya! Sertakan foto atau gambar pada poster! Presentasikan poster tersebut secara bergantian dengan percaya diri!


Pendalaman Materi

Muatan Bahasa Indonesia KD 3.1 dan 4.1

 

Membuat Simpulan berdasarkan Peta Pikiran

Ayo, ingat kembali cara membuat simpulan! Simpulan dapat dibuat dengan menemukan informasi penting dari sebuah teks terlebih dahulu. Simpulan disajikan dalam satu kalimat yang berisi pernyataan yang berasal dari ide pokok dalam teks.

Simpulan dalam teks memuat pesan yang ingin disampaikan, intisari tulisan, dan ditulis dengan kosakata baku. Simpulan teks dapat dibuat dalam bentuk peta pikiran. Peta pikiran adalah cara menyajikan suatu informasi dalam bentuk kata kunci dan diagram.


Ayo Berlatih

Bacalah teks berikut dengan saksama! Setelah itu, kerjakan soal-soalnya! 


Populasi Burung Cenderawasih Semakin Memprihatinkan



Burung cenderawasih adalah kelompok burung yang tergolong ke dalam famili Paradisaeidae. Mereka bisa ditemukan di hutan hujan tropis di Indonesia Timur, Papua NuginiNew Guinea, dan Australia Timur. Mereka adalah hewan pemakan segala. Makanan utama mereka adalah buah, namun mereka juga memakan serangga, udang, dan laba-laba dalam jumlah kecil.

Jumlah burung cenderawasih setiap tahun mengalami penurunan. Hasil penelitian terakhir pada Maret 2012 yang dilakukan pemerintah daerah Papua di salah satu lokasi habitat cenderawasih, diketahui setiap satu kilometer persegi hanya ditemukan 2-3 ekor cenderawasih. Padahal, pada tahun 2000-2005 masih ditemukan 10-15 ekor.

Sumber: https://sains.kompas.com/read/2012/06/24/09585794/Burung.Cenderawasih. Nasibmu.Kini, diakses pada tanggal 10 April 2018, dengan penyesuaian.

1. Mengapa burung cenderawasih perlu dilindungi?

2. Apa penyebab berkurangnya populasi burung cenderawasih?

3. Berapa jumlah populasi burung cenderawasih yang berkurang?

4. Di mana kita dapat menemukan burung cenderawasih? Tuliskan jawabanmu dalam bentuk peta pikiran berikut!



5. Berdasarkan peta pikiran tersebut, tuliskan simpulan dari teks "Populasi Burung Cenderawasih Semakin Memprihatinkan" dengan menggunakan bahasamu sendiri!

 


Komentar