Selasa, 09 Agustus 2022, PEMBELAJARAN TEMATIK Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan Subtema 1 Rukun dalam Perbedaan Kelas 6 SDN 1 BAKAUHENI

                                      Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan

Subtema 1 Rukun dalam Perbedaan

Pendamping Pembelajaran 2


Pendalaman Materi

Muatan PPKn KD 3.4 dan 4.4

 

Makna Persatuan dalam Perbedaan

Indonesia adalah bangsa dengan beragam suku bangsa, budaya, agama, serta keadaan ekonomi. Ada banyak contoh perbedaan di lingkungan sekitar kita, misalnya sebagai berikut.

1. Di keluarga besarmu mungkin ada yang berasal dari suku yang berbeda denganmu.

2. Di lingkunganmu mungkin ada tetangga yang berbeda budaya denganmu.

Masyarakat Indonesia terdiri dari beragam suku


3. Saat pergi ke provinsi lain, kita dapat mendengar bahasa daerah yang berbeda.

Masyarakat Indonesia terdiri dari beragam agama


4. Di sekolah mungkin ada temanmu yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, atau Konghucu.

Perbedaan tersebut adalah kekayaan bangsa kita. Untuk menjaga semangat persatuan dalam perbedaan, kita perlu hidup dengan rukun. Hidup rukun dapat dibangun mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.

Ada beberapa sikap yang diperlukan untuk mencapai persatuan dalam perbedaan. Sikap tersebut perlu diterapkan oleh semua anggota masyarakat. Sikap-sikap tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Peduli

Hidup rukun bermula dari sikap peduli terhadap orang lain. Peduli berarti menyadari bahwa orang lain mempunyai kebutuhan yang berbeda dari kita. Peduli juga berarti memahami sikap apa saja yang dapat menyenangkan atau mengganggu orang lain.

2. Mendahulukan kepentingan bersama

Sebagai bagian dari masyarakat yang beragam, kita perlu mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan. Kepentingan bersama dapat mencakup kepentingan di suatu lingkungan masyarakat, sekolah, atau negara.

3. Toleransi kepada orang lain

Toleransi artinya sikap saling menghormati dan menghargai antarindividu meskipun terdapat perbedaan. Toleransi ini merupakan sikap yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaat hidup rukun antara lain sebagai berikut:

1. menciptakan kedamaian,

2. hidup menjadi aman, nyaman, dan tenteram,

3. menghindari perselisihan,

4. dapat saling membantu ketika mengalami kesusahan,

5. mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Ayo Berlatih

Kerjakan soal-soal berikut dengan teman sebelahmu!

1. Bacalah cerita berikut dengan saksama! Selanjutnya, diskusikan pertanyaan yang diberikan!

Tetangga Baru

Keluarga Fitri memiliki tetangga baru. Mereka berasal dari Bali. Keluarga itu memiliki anak yang seumur dengan Fitri. Nama anak itu Komang. Keluarga Komang berasal dari suku Bali dan beragama Hindu. Mereka sangat ramah dan baik hati. Mereka memperkenalkan diri kepada para tetangga, termasuk kepada keluarga Fitri. Fitri dan Komang kini berteman baik. Mereka sering belajar dan bermain bersama. Keluarga mereka juga saling membantu, tanpa membeda-bedakan. Meskipun mereka memiliki suku dan agama berbeda, mereka selalu rukun. Hidup rukun diperlukan untuk menjaga persatuan dalam perbedaan yang ada.

a. Apakah tokoh-tokoh dalam cerita di atas telah menunjukkan sikap persatuan dalam perbedaan? Jelaskan!

b. Apakah contoh perbedaan yang ada di cerita tersebut?

2. Apa saja sikap yang diperlukan untuk mencapai persatuan dalam perbedaan?

3. Apa manfaat hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari?

4. Tuliskan tiga contoh kegiatan yang menunjukkan persatuan dalam kehidupan sehari-hari!

5. Ceritakan kegiatan di sekolah yang telah dilakukan untuk menciptakan persatuan dalam perbedaan! Tuliskan ceritamu tersebut di kertas tugas!


Pendalaman Materi

Muatan SBdP KD 3.3 dan 4.3

 

Pola Lantai dalam Gerak Tari

A. Gerak Tari

Gerak tari merupakan salah satu unsur pada tari. Gerak tari ada berbagai macam, yaitu sebagai berikut.

Tari topeng


1. Gerak tari klasik, merupakan gerak tari yang menirukan kegiatan manusia. Selain itu, gerak tari klasik dapat juga menirukan gerakan hewan tertentu. Gerak tari klasik mengikuti pola-pola gerakan tertentu. Contohnya gerak pada tari Topeng, tari Golek, dan tari Bedhaya.

Tari golek


2. Gerak tari kerakyatan, merupakan gerakan yang meniru kegiatan dan emosi manusia atau perangai hewan. Contohnya gerak tari Reog Ponorogo dan tari Ketuk Tilu.

Tari ketuk tilu


3. Gerak tari kreasi baru, merupakan gerak tari yang dibentuk dari gerak tari yang sudah ada, misalnya gerak tari klasik atau tari kerakyatan, yang dikembangkan atau dipadukan menjadi rangkaian gerak baru yang sesuai dengan zaman sekarang Contohnya gerak tari Saman, tari Kecak, dan tari Seringi.

Tari saman



Tari reog ponorogo

Tari serimpi

B. Pola Lantai

Saat melakukan tari kelompok, para penari membuat bentuk atau formasi tertentu yang disebut pola lantai. Pola lantai merupakan garis yang dilalui penari saat melakukan gerak tari. Pola lantai dapat dibentuk secara tunggal, berpasangan, atau berkelompok. Terdapat dua pola garis dasar pada pola lantai, yaitu garis lurus dan lengkung. Pola garis lurus terdiri atas pola horizontal, vertikal, dan diagonal.

Pola garis lurus dan lengkung ini masing-masing mengalami perkembangan. Pola garis lurus berkembang menjadi pola segitiga, segi empat, segi lima, dan zig-zag. Sementara pola garis lengkung berkembang menjadi pola lingkaran, lengkung ke depan, lengkung ke belakang, dan angka delapan.



 

Komentar